Kunjungan Kerja ke Bulukumba Disambut Hangat Bupati Kajati Sulsel Dukung Penuh Potensi Wisata Kawasan Bira
KEJATI SULSEL, Bulukumba– Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan melakukan serangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Bulukumba. Kunjungan ini diawali dengan malam ramah tamah bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bulukumba pada Senin (6/4/2026) malam di kawasan wisata bahari Tanjung Bira, dan dilanjutkan dengan peninjauan langsung Pulau Liukang Loe pada Selasa pagi (7/4/2025).
Pada acara penyambutan Senin malam, Kajati Sulsel beserta rombongan disambut hangat oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf. Turut hadir mendampingi dalam acara tersebut Wakil Bupati Bulukumba Edi Manaf, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bulukumba Erwin Juma, beserta segenap jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bulukumba.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, secara khusus memperkenalkan berbagai kekayaan potensi wisata dan sektor strategis lainnya yang sedang dikembangkan oleh daerahnya.
"Kabupaten Bulukumba dianugerahi potensi alam dan budaya yang sangat lengkap. Kami terus menggenjot sektor pariwisata, mulai dari keindahan pesisir pantai Bira, pelestarian warisan budaya dunia melalui sentra pembuatan kapal Phinisi, hingga pesona agrowisata dan alam pegunungan di dataran tinggi Kahayya," papar Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf di hadapan Kajati Sulsel.
Menyambut baik pemaparan tersebut, keesokan harinya, Kajati Sulsel didampingi jajaran terkait langsung turun meninjau pesisir Bira dan menyeberang menuju Pulau Liukang Loe. Kunjungan lapangan ini merupakan wujud dukungan nyata dari institusi Kejaksaan terhadap pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan, sekaligus untuk memastikan adanya iklim investasi pariwisata yang kondusif, aman, dan taat hukum di Bulukumba.
Setibanya di Pulau Liukang Loe, Kajati Sulsel menyempatkan diri untuk meninjau area konservasi dan penangkaran penyu yang menjadi daya tarik utama pulau karang tersebut. Beliau memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif warga dan pengelola dalam menjaga kelestarian ekosistem laut serta satwa yang dilindungi.
Kunjungan kerja di pulau ini berlangsung dengan suasana yang santai dan akrab. Setelah meninjau penangkaran penyu, Kajati Sulsel duduk bersantai di tepi pantai berpasir putih sambil menikmati segarnya kelapa muda. Hal ini memperlihatkan dukungan langsung dan kedekatan jajaran Kejaksaan dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di pesisir Bulukumba.
“Pulau Liukang Loe, Bira, dan potensi lainnya adalah aset yang sangat luar biasa bagi Bulukumba. Kejaksaan hadir di sini tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga untuk memastikan pembangunan pariwisata berjalan lancar, ekosistem seperti penyu-penyu ini tetap lestari, dan pada akhirnya pariwisata harus membawa dampak ekonomi yang nyata dan positif bagi masyarakat Bulukumba," ujar Kajati Sulsel.
Beliau juga berpesan kepada seluruh pemangku kepentingan, para pelaku pariwisata, penyedia jasa perahu, dan wisatawan untuk terus bersinergi menjaga kebersihan laut dan tidak merusak kelestarian alam yang menjadi modal utama pariwisata Bulukumba untuk bersaing di tingkat dunia.
Bulukumba, 7 April 2026
KASI PENKUM KEJATI SULSEL